Pembicara
Cipta, BG, MA
Dr. Hadi Kharisman
Afriza, MSc

Moderator
Zainab Zilullah, MA

09 Juni 2017
13.00- 15.30 Wib
Lt.04, STFI Sadra

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kritis atas pandangan Mario Bunge bahwa realitas pikiran identik dengan realitas fungsi otak, yang dikenal dengan teori identitas pikiran- otak. Analisis tersebut dilakukan dengan menggunakan sudut pandang Neosadrian, yaitu bentuk baru filsafat Mulla Sadra yang dikembangkan oleh Tabataba‘i dan murid-muridnya. Penulis mencoba menguraikan sejumlah klaim utama yang dipegang oleh Bunge tentang teori identitas tersebut dan melancarkan kritik terhadapnya. Sejumlah kesimpulan utama yang bisa dicapai melalui penelitian ini mencakup hal-hal berikut. Pertama, teori identitas pikiran-otak tidak bisa diterima. Kedua, perkembangan studi saintifik yang menguatkan adanya relasi antara status otak dan status mental tidak menjustifikasi validitas teori identitas pikiran-otak, juga tidak memfalsifikasi dualitas esensi keduanya. Ketiga, filsafat yang bercorak religius-sufistik seperti Neo-Sadrian bisa konsisten dengan perkembangan sains mutakhir.

Kata kunci : teori identitas pikiran-otak, Mario Bunge, Neo-Sadrian, sains, filsafat religius-sufistik.

Free WordPress Themes, Free Android Games